Social Icons

Featured Posts

Kebaikan Membawa Keberkahan

Apa yang kita butuhkan dalam kehidupan ini??
Klu cuma sekedar materi yang kita butuhkan, berarti ita tidak percaya dengan dunia akhirat.. kerena hanya amal ibadah yang bisa membuat kita bahagia di akhirat nanti.
Mari kita beramal di dunia ini semaksimal mungkin, dan jangan lupa diniatkan semuanya untuk mendapatkan keridhoan Allah, kerena dengan mendapat keridhoan Allah, sudah pasti amal ibadah kita diterima dan pastinya mendapat keberkahan.


»»  READMORE...

Alamat Situs CAPRES 2014


Buat Teman2 semua, ini ada beberapa Alamat Website calon Presiden 2014
Silakan baca2 dan dalami dulu rekam jejak setiap calon, sebelum kita memilihnya

Jadilah Pemilih yang Cerdas, demi Indonesia yang lebih baik kedepannya!!

Mahfud. MD : http://mahfud.md
Prabowo Subianto : http://www.mediaprabowo.com
Abu Rizal Bakri : http://arb2014.com
»»  READMORE...

Kunci Jalan Sukses

H. R. Taufiqurrochman, MA 

Banyak orang yang menghentikan langkahnya karena dia tidak melihat jalan sukses. Misalnya, seseorang dengan penghasilan pas-pasan menghentikan langkahnya untuk menyekolahkan anaknya ke jenjang pendidikan tinggi karena merasa tidak mampu mempersiapkan biayanya. Dia bingung, “dari mana uang untuk membayar kuliah?”.

Banyak yang ingin bisnis, tetapi dia bingung, “Dari mana saya mendapatkan modal?”
Di depan terlihat gelap sehingga mereka mengurungkan niatnya untuk melangkah. Mereka berhenti karena tidak melihat jalan sukses.

Lalu, bagaimana agar kita bisa melihat jalan sukses?

Belajarlah Pada Lampu Mobil

Langkah pertama, nyalakan lampu Anda. Lampu adalah penerang. Lampu itu adalah ilmu. Dan, ilmu yang perlu Anda miliki saat ini adalah ilmu untuk melangkah, menapaki jalan yang sudah ada di depan mata. Jangan dulu berpikir terlalu jauh, mulailah dengan apa yang ada di depan mata.

Lampu mobil hanya menerangi beberapa meter ke depan. Tidak ada lampu mobil yng sanggup menerangi sampai 1 KM ke depan. Namun, pada kenyataan sebuah mobil bisa melalui jalan ratusan kilometer dalam kegelapan.

Teruslah Melangkah
Meski lampu mobil Anda hanya menerangi beberapa meter atau puluhan meter, setelah melangkah, Anda akan menemukan jalan selanjutnya. Jalan selanjutkan akan tersinari. Maka lalui jalan itu, dan jalan selanjutnya akan tersinari lagi, terus menerus.

Jika Anda diam, Anda tidak akan melihat jalan yang jauh karena gelap atau karena bumi ini bulat. Anda akan menemukan jalan berikutnya jika Anda mau melangkah, mengarungi jalan yang sudah terlihat saat ini. Anda akan menemukan jalan sukses jika Anda terus melangkah.

Mulailah Dari Apa Yang Ada
Saat Anda ingin mencapai tujuan yang besar, mulailah dengan apa yang ada. Mulailah dengan modal yang Anda miliki saat ini, baik itu ilmu, pengalaman, pengetahuan, buku, benda fisik yang ada, atau apa pun aset yang Anda miliki saat ini. Mungkin apa yang Anda miliki saat ini belum mencukupi untuk meraih tujuan yang besar, tetapi jika sudah cukup untuk menapaki langkah pertama, maka ayunkan langkah Anda.

Tetap Nyalakan Lampu Anda
Lalu, bagaimana jika di tengah jalan nanti kita kehilangan arah? Anda akan kehilangan arah jika lampu mobil Anda padam. Selama lampu mobil nyala, Anda akan terus melihat jalan yang harus di tempuh. Anda tidak akan kehilangan arah.

Bagaimana agar “lampu” Anda tetap menyala? 

· Pertama, tetaplah belajar. Sambil Anda melangkah, Anda harus tetap belajar agar mengetahui apa langkah selanjutnya. 

· Kedua, latihkan kemampuan kreativitas Anda. Kenapa simbol ide selalu dengan bola lampu? Sebab ide-ide Anda adalah penerang jalan. Anda akan bisa melihat jalan selanjutnya jika Anda terus-menerus mampu menghasilkan ide. 

· Ketiga, miliki mentor atau tim sebagai tempat bertanya. Jika ada kehabisan ilmu dan ide, maka Anda bisa mendapatkannya dari mentor atau tim yang Anda miliki. 

Orang-orang yang mengalami kebingungan di tengah jalan, biasanya orang yang tidak memiliki setidaknya salah satu tiga hal diatas. ketiga hal diataslah yang akan menjaga agar lampu Anda tetap menyala. Dan, selama lampu Anda tetap menyala, Anda akan menemukan jalan sukses.

Jika Salah Jalan
Tidak ada yang menjamin Anda tidak akan salah jalan. Kemungkinan itu selalu ada. Namun tidak perlu takut.
Pertama, jika Anda terus belajar, maka salah langkah bisa dikurangi. Orang melakukan kesalahan seringkali karena tidak tahu.

Kedua, jika salah, maka carilah jalan lain. Jika Anda menemukan jalan buntu, mundurlah dan cobalah jalan lain. Salah jalan itu biasa, tetapi bukan itu yang membuat Anda gagal. Anda gagal hanya jika Anda berhenti di jalan, atau dengan kata lain menyerah.

Jadi, nyalakan lampu Anda, ambillah langkah pertama, Anda akan menemukan jalan sukses itu. 

»»  READMORE...

Rahasia Tentang Cermin

المؤمن مرات المومنَ 

Almu’minu Miratul mukminin 
Seorang mukmin adalah cermin bagi mukmin lainnya (HR. At-thabbrani) 


Beberapa rahasia tentang cermin 

o Kualitas terbaik
Kaca termasuk barang yang dibuat dari pasir jenis yang terbaik apabila dibandingkan dengan barang barang lain yang dibuat dengan pasir juga , misalnya saja keramik dan perkakas lainnya. Untuk membuat cermin diperlukan pasir jenis terbaik dari yang terbaik. Apabila pasir yang digunakan kurang baik, maka cermin tidak akan bisa digunakan untuk bercermin karena tidak bisa memantukan pantulan yang sempurna sehingga gambar yang dihasilkan tidak tampak seperti yang aslinya. Seorang mukmin hendaknya menyadari bahwa ia adalah makhluk yang mulia dan termasuk manusia pilihan karena Allah telah memilihnya diantara jutaan manusia untuk menerima anugrah terbesar dari Allah yaitu anugrah Iman dan Islam
Kesadaran ini akan melahirkan sikap izah, bangga sebagai seorang mukmin, sikap waspada dan berhati hati untuk menjaga tutur kata dan perilakunya agar tidak sampai menurunkannya dari kemuliaan yang telah dianugrahkan kepadanya. Kesadaran ini juga akan melahirkan tindakan tindakan nyata untuk terus menerus melakukan perbaikan diri sehingga bisa mempertahankan kedudukannya bahkan semakin meninggikan kedudukan dan derajatnya di sisi Allah maupun di sisi manusia 

o Bermanfaat untuk semua orang
Cermin bisa kita dapatkan di setiap rumah yang menjadi tempat tinggal manusia, baik hotel mewah maupun gubug reot di bawah jembatan. Begitulah hendaknya seorang mukmin hendaklah diperlukan oleh semua orang dan memberikan kemanfaatan kepada semua orang tanpa membedakan status kedudukan mereka karena sebaik baiknya manusia adalah orang yang paling bermanfaat untuk orang lain. 

o Menasehati dengan bijak
Setiap orang yang bercermin pasti akan mengikuti apa yang yang menjadi nasihat sang cermin dan dengan segera melakukan apa yang menjadi arahannya. Apabila ia melihat dirinya di cermin dalam keadaan kurang rapi, atau ada kotoran di badan atau di pakainnya, atau rambutnya acak acakan, ia langsung merapikannya dengan segera dan sama sekali tidak tersinggung atau marah kepada cermin yang telah menunjukan kekurangannya. Oleh karena itu, setiap muk’min hendaknya meneladani sang cermin dalam memberi nasihat dan arahan kepada orang lain.
Ia harus memperhatikan adab adab dalam memberikan nasihat. Jangan menasehati dengan kata kata kasar dan dengan menjelek jelekan orang yang dinasehati, karena dia akan tersinggung dan menyebabkan penolakan atas nasihat tersebut, bahkan akan berlaku kasar karena merasa harga dirinya telah dinodai. 

o Menjaga rahasia
Cermin tidak pernah membuka rahasia siapa pun orang yang berdiri di depannya. Dia tidak pernah mengatakan kepada orang yang bercermin “Apakah engkau dikenal fulan bin fulan? Tadi saya sebenarnya merasa muak dengan penampilannya, saya mau muntah mencium bau badannya”. Begitu juga hendaklah seorang mukmin.
Dia hendaknya menjaga rahasia saudaranya dan menutup aibnya, karena dia menyadari sabda Rasulullah s.a.w yang artinya “Barang siapa menutupi aib seorang muslim maka Allah akan menutupi aibnya baik di dunia maupun di akhirat.” (HR. Muslim) 

o Bersikap jujur
Cermin tidak pernah berkata bohong kepada orang yang bercermin di hadapannya, kalau orang yang dihadapannya itu berpenampilan rapi maka ia akan menampilkan bayangan yang rapi pula. Demikian juga sebaliknya. Demikian jugalah hendaknya seorang mukmin akan senantiasa berkata jujur kepada siapa pun dan dimanan pun, kecuali ketika berada di medan perang dan mendamaikan kedua pihak yang bersiteru. 

o Memerlukan orang lain untuk membersihkan dan menjaganya
Betapapun cermin memiliki berbagai sifat kebaikan, namun ia juga memilki kekurangan. Ia akan pecah kalau tidak dijaga dan dilindungi. Ia akan kotor berdebu kalau tidak dibersihkan secara rutin oleh orang yang memakainya.
Jadi sehebat apapun seorang mukmin masih memerlukan nasihat dan sumbangan pikiran dari orang lain.
»»  READMORE...