Teks Materi Bahasa Arab Kelas 12 Bab 3 Tentang Belajar di Universitas
الدِّرَاسَةُ فِي الْجَامِعَةِ
يَلْتَحِقُ الطَّالِبُ بِالْمَرْحَلَةِ الْجَامِعِيَّةِ بَعْدَ أَنْ يُكْمِلَ دِرَاسَتَهُ فِي الْمَرْحَلَةِ الثَّانَوِيَّةِ، وَيَرَى كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ أَنَّ الْمَرْحَلَةَ الْجَامِعِيَّةَ هِيَ أَهَمُّ الْمَرَاحِلِ الدِّرَاسِيَّةِ، الَّتِي يَعْتَبِرُهَا الْعُلَمَاءُ عُنْصُرًا أَسَاسِيًّا وَضَرُورِيًّا يَدْعَمُ تَنْمِيَةَ شَخْصِيَّةِ الشَّبَابِ فِي حَيَاتِهِمْ.
وَهِيَ مَرْحَلَةٌ تَتَمَيَّزُ بِالْإِنْتَاجِ وَالْعَطَاءِ وَالْبَذْلِ، وَهِيَ فَتْرَةٌ تَبْدُو بِالْعَمَلِ وَالنَّشَاطِ وَالْجِدِّ وَالتَّبَادُلِ، وَيَجِدُ فِيهَا الطَّالِبُ الْجَامِعِيُّ كَثِيرًا مِنَ الْخِبْرَاتِ وَالْمَهَارَاتِ الَّتِي لَمْ يَجِدْهَا فِي مَرَاحِلِ التَّعْلِيمِ الْأُخْرَى، وَلَمْ يَكْتَسِبْهَا قَبْلَهَا.
وَتَكُونُ هُنَاكَ أُمُورٌ تُمَيِّزُ تِلْكَ الْمَرْحَلَةَ الْجَامِعِيَّةَ عَنِ الْمَرَاحِلِ الْأُخْرَى، وَتُظْهِرُ أَهَمِّيَّتَهَا عَنْ غَيْرِهَا، مِنْهَا:
١- يَكُونُ الطَّالِبُ الْجَامِعِيُّ مُسْتَقِلًّا بِنَفْسِهِ، حَيْثُ يُحَدِّدُ أَوْقَاتَ تَعَلُّمِهِ وَإِكْمَالِ وَاجِبَاتِهِ، وَلَا يَعْتَمِدُ عَلَى غَيْرِهِ، بَلْ يَعْتَمِدُ أَكْثَرَ عَلَى نَفْسِهِ.
٢- يَقُومُ الطَّالِبُ الْجَامِعِيُّ بِمُمَارَسَةِ التَّطْبِيقِ الْعَمَلِيِّ بَعْدَ أَنْ يُشَارِكَ فِي عَمَلِيَّةِ التَّعْلِيمِ، وَلَا يَكْتَفِي بِالِاعْتِمَادِ عَلَى النَّظَرِيَّةِ الْمَدْرُوسَةِ.
٣- يُثْرِي التَّعْلِيمُ الْجَامِعِيُّ الْخِبْرَاتِ الْعَمَلِيَّةَ، حَيْثُ يُدَاوِمُ الطَّالِبُ عَلَى قِرَاءَةِ الْكُتُبِ، وَرَسَائِلِ الْبَحْثِ، وَالْمَجَلَّاتِ الْعِلْمِيَّةِ دَاخِلَ الْمَكْتَبَةِ وَخَارِجَهَا، وَيُدَرِّبُ نَفْسَهُ عَلَى طَرْحِ الْآرَاءِ وَالْأَفْكَارِ الْمُبْتَكَرَةِ.
٤- لَا يُوَفِّرُ التَّعْلِيمُ الْجَامِعِيُّ الْمَهَارَاتِ الْأَسَاسِيَّةَ فَحَسْبُ، بَلْ يُزَوِّدُ طُلَّابَ الْجَامِعَةِ أَيْضًا بِتَدْرِيبٍ عَمَلِيٍّ ضَرُورِيٍّ عَلَى اخْتِلَافِ تَخَصُّصَاتِهِمْ، وَيَدْعُوهُمْ إِلَى أَنْشِطَةٍ عِلْمِيَّةٍ لَا يُمْكِنُ تَحْقِيقُهَا إِلَّا بِالْمُقَارَنَةِ وَالتَّحْلِيلِ.
٥- يُحَقِّقُ التَّعْلِيمُ الْجَامِعِيُّ لِطُلَّابِ الْجَامِعَةِ فُرَصَ الْعَمَلِ الْمُنَاسِبَةَ لِتَخَصُّصَاتِهِمْ وَمَهَارَاتِهِمْ.
٦- يَتَّصِلُ التَّعْلِيمُ الْجَامِعِيُّ دَوْمًا بِتَوْظِيفِ التِّكْنُولُوجِيَا وَالتَّجَارِبِ الْعِلْمِيَّةِ دَاخِلَ الْمَعْمَلِ، حَيْثُ يَتَبَعُ ذَلِكَ تَقَدُّمَ الْعَصْرِ الْحَدِيثِ.
وَتُؤَكِّدُ تِلْكَ الْأُمُورُ أَنَّ مَرْحَلَةَ الدِّرَاسَةِ فِي الْجَامِعَةِ هِيَ مِنْ أَهَمِّ الْمَرَاحِلِ وَأَفْضَلِهَا؛ لِأَنَّهَا تُسَاهِمُ فِي تَشْكِيلِ شَخْصِيَّةٍ مُسْتَقِلَّةٍ، وَتُعَلِّمُ الطَّالِبَ إِكْمَالَ وَاجِبَاتِهِ، وَتُزَوِّدُهُ بِشَتَّى الْخِبْرَاتِ وَالْمَهَارَاتِ، وَتُدَرِّبُهُ عَلَى تَطْبِيقِ النَّظَرِيَّاتِ، وَتُعِدُّهُ لِلْحُصُولِ عَلَى فُرَصِ الْعَمَلِ الْمُنَاسِبَةِ حَسَبَ تَخَصُّصِهِ، وَتَرْبِطُهُ دَائِمًا بِالتَّجَارِبِ الْعِلْمِيَّةِ وَالتَّقَدُّمِ الْحَدِيثِ.
STUDI DI UNIVERSITAS
Seorang mahasiswa memasuki jenjang perguruan tinggi setelah menyelesaikan pendidikannya pada jenjang sekolah menengah. Banyak orang berpendapat bahwa jenjang perguruan tinggi merupakan salah satu tahap pendidikan yang paling penting. Para ilmuwan menganggapnya sebagai unsur yang mendasar dan penting dalam mendukung perkembangan kepribadian generasi muda dalam kehidupan mereka.
Perguruan tinggi merupakan tahap pendidikan yang ditandai dengan produktivitas, pemberian, dan pengorbanan. Tahap ini juga merupakan masa yang dipenuhi dengan kerja, aktivitas, kesungguhan, dan interaksi. Di dalamnya, mahasiswa memperoleh banyak pengalaman dan keterampilan yang tidak mereka dapatkan pada jenjang pendidikan lainnya dan belum mereka miliki sebelumnya.
Ada beberapa hal yang membedakan jenjang perguruan tinggi dari jenjang pendidikan lainnya serta menunjukkan pentingnya pendidikan tinggi, di antaranya:
1. Mahasiswa menjadi lebih mandiri. Ia menentukan sendiri waktu belajar dan menyelesaikan tugas-tugasnya. Ia tidak terlalu bergantung kepada orang lain, tetapi lebih mengandalkan dirinya sendiri.
2. Mahasiswa melakukan penerapan secara praktis setelah mengikuti proses pembelajaran. Ia tidak hanya bergantung pada teori yang telah dipelajari.
3. Pendidikan di perguruan tinggi memperkaya pengalaman praktis. Mahasiswa terbiasa membaca buku, karya penelitian, dan jurnal-jurnal ilmiah, baik di dalam maupun di luar perpustakaan. Ia juga melatih dirinya untuk mengemukakan pendapat dan gagasan-gagasan yang inovatif.
4. Pendidikan di perguruan tinggi tidak hanya menyediakan keterampilan dasar, tetapi juga memberikan kepada mahasiswa pelatihan praktis yang diperlukan sesuai dengan berbagai bidang keahlian mereka. Pendidikan tinggi juga mendorong mereka untuk melakukan kegiatan-kegiatan ilmiah yang tidak dapat diwujudkan kecuali melalui perbandingan dan analisis.
5. Pendidikan di perguruan tinggi membantu mahasiswa memperoleh kesempatan kerja yang sesuai dengan bidang keahlian dan keterampilan mereka.
6. Pendidikan di perguruan tinggi selalu berkaitan dengan pemanfaatan teknologi dan pelaksanaan eksperimen ilmiah di dalam laboratorium. Hal tersebut berjalan seiring dengan perkembangan zaman modern.
Hal-hal tersebut menegaskan bahwa masa studi di perguruan tinggi merupakan salah satu tahap pendidikan yang penting dan memiliki banyak manfaat. Hal ini karena pendidikan tinggi turut membentuk kepribadian yang mandiri, mengajarkan mahasiswa untuk menyelesaikan kewajibannya, membekali mereka dengan berbagai pengalaman dan keterampilan, melatih mereka menerapkan teori, serta mempersiapkan mereka untuk memperoleh kesempatan kerja yang sesuai dengan bidang keahliannya. Pendidikan tinggi juga selalu menghubungkan mahasiswa dengan berbagai eksperimen ilmiah dan perkembangan zaman modern.
Komentar
Posting Komentar